[HOAKS] - ANAK-ANAK DIBIUS DAN DIBUNUH UNTUK DIAMBIL ORGANNYA KEMUDIAN DIEKSPOR KE THAILAND


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Kamis, 17 Mar 2022

DISINFORMASI
Beredar informasi melalui media sosial Facebook tentang modus kejahatan penculikan anak dengan membius dan membunuh untuk diambil organnya. Disebutkan pula bahwa organ-organ tersebut diekspor ke Thailand. Unggahan juga disertai foto seorang anak di dalam kardus dan foto truk berisikan sejumlah anak di dalamnya.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa hal tersebut tidak benar dan isu penculikan dengan pengambilan organ tubuh tersebut merupakan hoaks lama. Foto seorang anak di dalam kardus merupakan Putri Nur Fauziah, korban pembunuhan dan kekerasan seksual pada Jumat, 2 Oktober 2015 di kawasan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat.

Dilansir dari tempo.co (12/10/2015), Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya kala itu, Kombes Krishna Murti mengungkapkan mengungkapkan sejumlah alasan Agus Darmawan, 39 tahun, tega membunuh Putri Nur Fauziah, bocah yang ditemukan tewas dalam kardus. Menurut Krishna, Agus membunuh Putri karena ia memang gemar menganiaya bocah atau sosok yang lemah dan tidak berani melawan. “Kenapa dia beraninya sama anak kecil," ujar Krishna saat ditemui di Polda Metro Jaya, Minggu, 11 Oktober 2015.

Dari kasus lainnya yang gagal dilakukan Agus, terindikasi bahwa tersangka hanya melakukan perbuatannya terhadap korban yang tidak berani melawan. “Inilah kelainan yang kami temukan dari tersangka,” katanya.

Sedangkan, isu penculikan anak merupakan hoaks lama yang kembali beredar sejak tahun 2015 dan sudah pernah dibantah oleh pihak kepolisian. Dilansir dari turnbackhoax.id (17/03/2018), Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Kombespol Martinus Sitompul menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks.

”Sudah pernah menyebar pada 2015,” katanya. Tapi, kabar itu kembali liar pada 2016 dan tahun ini. Mungkin karena rata-rata pengguna medsos hobi membagikan kabar (meski kadang tidak dibaca dulu), hoaks itu terus cepat menyebar begitu ada yang mem-package ulang.

Polisi menduga ada yang sengaja menyebarkan informasi tersebut. Hanya, dia belum mengetahui apa motivasinya. ”Kami masih mencari buzzer-nya. Mungkin ada pelanggaran pidana di situ,” jelasnya.

KESIMPULAN
Informasi tentang penculikan anak dengan dibius dan dibunuh untuk dijual organ dalamnya ke Thailand, adalah tidak benar. Faktanya, isu tersebut merupakan hoaks lama yang sudah dipastikan hoaks oleh pihak kepolisian.

SUMBER FAKTA:

  1. 1.       https://turnbackhoax.id/2018/03/17/salah-hoaks-penculikan-anak-kecil-usia-1-12-tahun-mengatasnamakan-kapolri/

  2. 2.       https://www.pressreader.com/indonesia/jawa-pos/20170811/281616715466749

  3. 3.       https://www.cnnindonesia.com/nasional/20170323172055-12-202314/polisi-buru-penyebar-hoax-penculikan-dan-penjualan-organ-anak

  4. 4.       https://www.medcom.id/nasional/hukum/GNGwwYzN-bocah-tewas-dalam-kardus-dimakamkan-ibu-sempat-pingsan

  5. 5.       https://metro.tempo.co/read/708594/ini-alasan-agus-membunuh-putri

  6.  

Bagikan: