[HOAKS] - DATA CDC UNGKAPKAN 99 PERSEN KEMATIAN COVID-19 BUKAN KARENA VIRUS


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Jumat, 01 Sep 2023

DISINFORMASI
Beredar informasi di media sosial Twitter bahwa data CDC menunjukkan 99 persen kematian Covid-19 tidak disebabkan oleh virus Covid-19.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa klaim tersebut tidak benar. Tangkapan layar tersebut ditemukan berasal dari pemberitaan di dailymail.co.uk (29/08/2023), namun setelah dilakukan penelusuran ke portal tersebut diketahui bahwa pemberitaan itu sudah berganti judul dan terdapat keterangan ralat dari pihak dailymail.co.uk atas kekeliruan dalam artikel pemberitaannya.

Adapun, data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat diketahui merupakan data kematian yang disebabkan oleh Covid-19 dari periode 13 sampai 19 Agustus 2023 saja. Secara keseluruhan, data bukan membahas mengenai kematian yang disebabkan Covid-19 selama pandemi yang terjadi dari tahun 2020.

Untuk di Indonesia, dilansir dari presidenri.go.id (21/07/2023), Presiden Joko Widodo sudah mengumumkan status endemi karena kasus dan kematian Covid-19 yang sudah terkendali secara konsisten. “Setelah tiga tahun lebih kita berjuang bersama menghadapi Pandemi Covid-19, sejak hari ini, Rabu, 21 Juni 2023, pemerintah memutuskan untuk mencabut status pandemi dan kita mulai memasuki masa endemi,” ujar Presiden dalam keterangannya yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pada Rabu, 21 Juni 2023.

Menurut Presiden keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan angka konfirmasi harian kasus Covid-19 di Indonesia mendekati nihil. Lebih lanjut, Presiden menjelaskan hasil sero survei yang telah dilakukan menunjukkan bahwa 99 persen masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi Covid-19.

“WHO juga telah mencabut status public health emergency of international concern,” lanjutnya.

KESIMPULAN
Informasi dalam tangkapan layar artikel yang memuat data CDC bahwa 99 persen kematian Covid-19 bukan disebabkan oleh virus Covid-19, adalah tidak benar. Faktanya, tangkapan layar tersebut diambil dari salah satu artikel di dailymail.co.uk yang saat ini sudah diralat dan diganti judulnya. Adapun, data CDC terkait data kematian akibat Covid-19 pada periode 13 s/d 19 Agustus 2023 saat Indonesia sudah memasuki endemi, bukan data keseluruhan selama pandemi sejak tahun 2020.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.dailymail.co.uk/health/article-12453329/Covid-blame-just-1-weekly-deaths-causes.html

  2. https://www.presidenri.go.id/siaran-pers/pemerintah-putuskan-indonesia-masuki-masa-endemi/

Bagikan: