[HOAKS] - DATANGNYA PENGUNGSI ROHINGYA KE INDONESIA SEBAGAI PENGALIHAN ISU PALESTINA


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten Buatan (Fabricated Content)
Selasa, 09 Jan 2024

DISINFORMASI

Beredar sebuah narasi di Instagram yang mengklaim bahwa pengungsi Rohingya sengaja dikirim ke Indonesia  untuk mengalihkan perhatian dari konflik Israel-Palestina.

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran, diketahui bahwa klaim pengungsi sengaja dikirim ke Indonesia agar teralihkan dari isu Palestina tidak sesuai dengan fakta. Dikutip dari laman kompas.com (03/01/2024) yang mengutip artikel Deutsche Welle (DW), melaporkan bahwa lebih dari 1.000 pengungsi Rohingya tiba di Indonesia dari kamp pengungsian Cox’s Bazar, Bangladesh, pada Desember 2023.

Kondisi sulit di Cox’s Bazar telah mendorong warga Rohingya melarikan diri ke negara-negara Muslim, termasuk Malaysia dan Indonesia. Penelitian dari Cox’s Bazar menyatakan bahwa ketiadaan mata pencaharian yang layak menjadi penyebab utama pelarian mereka.

Laporan Human Rights Watch tahun 2023 menunjukkan keberadaan geng kriminal dan kelompok bersenjata di Cox’s Bazar, menimbulkan ketakutan di kalangan pengungsi. Kepolisian Bangladesh mencatat sedikitnya 60 orang Rohingya terbunuh di kamp tersebut tahun itu.

Seorang pengungsi Rohingya berusia 19 tahun yang baru-baru ini tiba di Aceh bersama keluarganya mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa para penjahat di Cox's Bazar itu mengancam dia dan keluarganya setiap hari. Bahkan, dia membayar lebih dari 1.800 dollar AS (sekitar Rp 27,8 juta) untuk melakukan perjalanan menggunakan kapal usang menuju Indonesia. 

Nay San Lwin, salah satu pendiri jaringan aktivis Free Rohingya Coalition, mengatakan bahwa banyak pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari aksi kekerasan di kamp-kamp tersebut. 

"Geng-geng kriminal menguasai kamp pengungsi di malam hari sehingga tidak ada seorang pun di sana yang merasa aman. Hal ini menjadi tantangan yang signifikan bagi semua pengungsi," kata Lwin. 

Faktor lain yang menyebabkan pengungsi Rohingya meninggalkan Cox's Bazar adalah pemotongan jatah makanan pengungsi pada awal 2023 oleh Program Pangan Dunia (WFP). 

"Di kamp pengungsi, banyak orang bergantung pada jatah makanan dari WFP, di mana kini mereka tidak mungkin mendapatkan makanan yang cukup, dengan 8 dollar (sekitar Rp 124.000) untuk satu orang sebagai jatah satu bulan penuh," tutur Lwin 

Menurut Lwin, pembatasan pergerakan di kamp pengungsi juga tidak memungkinan mereka untuk bekerja di luar agar bisa bertahan hidup. 

"Tidak ada peluang mata pencaharian alternatif yang tersedia dan tidak ada harapan untuk repatriasi dalam waktu dekat, di mana hal itu membuat para pengungsi putus asa untuk mencari kehidupan yang lebih baik di tempat lain," ujar dia. 

Isu pengungsi Rohingya dan apa yang terjadi di Palestina merupakan tragedi kemanusiaan. Kedua isu itu perlu untuk terus mendapatkan perhatian masyarakat.

KESIMPULAN

Klaim bahwa pengungsi Rohingya sengaja dikirim ke Indonesia untuk mengalihkan isu Palestina adalah tidak benar. Faktanya, kondisi sulit di Cox’s Bazar, Bangladesh, menjadi penyebab utama pelarian pengungsi Rohingya ke negara-negara Muslim, termasuk Malaysia dan Indonesia. Faktor kekerasan, pembatasan pergerakan, dan pemotongan jatah makanan di Cox’s Bazar turut mempengaruhi keputusan mereka untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.kompas.com/cekfakta/read/2024/01/03/133824782/hoaks-pengungsi-rohingya-sengaja-dikirim-ke-indonesia-untuk-alihkan-isu?page=all#page2

  2. https://internasional.kompas.com/read/2023/12/04/081700170/alasan-kenapa-pengungsi-rohingya-datang-ke-indonesia?page=all

Bagikan: