[HOAKS] - HAARP, SENJATA RAHASIA AMERIKA SERIKAT PENCIPTA GEMPA TURKI


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Senin, 13 Feb 2023

DISINFORMASI

Beredar video melalui pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan bahwa gempa yang terjadi di Turki pada 6 Februari 2023 disebabkan senjata pencipta gempa milik Amerika Serikat bernama HAARP.

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa klaim tersebut keliru. Dilansir dari haarp.gi.alaska.edu dan republika.co.id, HAARP atau High-frequency Active Auroral Research Program merupakan program ilmiah yang ditujukan untuk mempelajari sifat dan perilaku ionosfer. Bentuknya berupa alat pemancar. 

Untuk informasi, Ionosfer membentang pada 50 hingga 400 mil di atas permukaan bumi, tepat berada di tepi ruang angkasa. Bersama dengan atmosfer atas yang netral, ionosfer membentuk batas antara atmosfer bawah bumi, yakni tempat mahkluk hidup bernapas dan ruang hampa udara.

Berdiri pada 1993, HAARP didanai oleh Angkatan Udara, Angkatan Laut, Universitas Alaska, dan Badan Proyek Penelitian Lanjutan Pertahanan (DARPA) AS. Militer AS tertarik pada ionosfer karena bagian atmosfer ini berperan dalam mentransmisikan sinyal radio. HAARP mengirimkan sinar radio ke ionosfer untuk mempelajari respons darinya.

Adapun, HAARP beroperasi dari Stasiun Penelitian HAARP di Gakona, Alaska, di mana HAARP memiliki pemancar frekuensi radio berdaya tinggi yang dapat mengganggu sebagian kecil ionosfer. Instrumen lain juga digunakan untuk mengukur gangguan.

Tujuan dari program ini adalah untuk memahami fisika ionosfer, yang secara konstan merespons pengaruh matahari. Suar matahari dapat mengirim partikel matahari saat menuju Bumi, kadang-kadang mengganggu komunikasi dan jaringan listrik. Jika para ilmuwan bisa lebih memahami apa yang terjadi di ionosfer, mereka mungkin bisa mengurangi beberapa masalah ini. Dari paparan itu, diketahui bahwa penggunaan HAARP bukan sebagai sebuah senjata. 

Perihal klaim HAARP penyebab terjadinya gempa di Turki pada 6 Februari 2023 sudah mendapat tanggapan dari Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono. Dilansir dari bisnis.com, Daryono mengungkapkan peristiwa yang terjadi di Turki merupakan kaitan pegerakan tektonik dengan peti. 

"Saat batuan kulit bumi mengalami/mendapat tekanan yang hebat dan sangat kuat, mendekati batas elastisitasnya, maka sebelum failure maka akan melepaskan gelombang elektromagnetik, dari sinilah awal cerita lightning during the earthquake, pencahayaan gempa. "seismoelectric effect," kata Daryono.

Ia juga menjelaskan bahwa peristiwa serupa pernah terjadi di Indonesia. Tepatnya pada 16 Februari 2014, di lereng Gunung Semeru, Jawa Timur. "Tak usah jauh-jauh ke Turki. Gempa Sumogawe di lereng utara Merbabu pada 16 Februari 2014 juga terdapat fenomena earthquake lightning," lanjutnya.  Daryono pun menyebut kaitan antara HAARP dengan gempa bumi merupakan "angan-angan kosong". Ia juga menegaskan bahwa terjadinya kilat sebelum gempa mengguncang suatu daerah adalah hal yang lumrah. 

KESIMPULAN

Klaim HAARP merupakan senjata pencipta gempa milik Amerika Serikat dan penyebab gempa Turki pada 6 Februari 2023 adalah tidak benar. Faktanya, HAARP bukan alat pencipta gempa melainkan pemancar berfrekuensi dan berkekuatan tinggi yang paling mumpuni di dunia untuk mempelajari ionosfer. Tidak ada kaitannya sebagai penciptaan gempa di Turki pada 6 Februari 2023. Adapun, penyebab gempa bumi di Turki tersebut ialah pergerakan tektonik bumi.

SUMBER FAKTA:

  1. 1.       https://haarp.gi.alaska.edu/

  2. 2.       https://antariksa.republika.co.id/posts/201127/mengenal-haarp-militer-as-yang-dituding-penyebab-gempa-turki

  3. 3.       https://kabar24.bisnis.com/read/20230208/19/1626145/penjelasan-bmkg-soal-klaim-operasi-haarp-as-sebabkan-gempa-di-turki/All

  4.  

Bagikan: