[HOAKS] - HEWAN HASIL PENGGABUNGAN DNA BEBEK DAN TIKUS


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Kamis, 17 Feb 2022

DISINFORMASI

Beredar sebuah video di media sosial TikTok yang diklaim adalah seekor hewan hasil penggabungan DNA bebek dan tikus. 

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari website World Wildlife Fund (WWF) worldwildlife.org, nama seekor hewan yang serupa dengan video yang beredar adalah Jerboa.

Hewan bertelinga panjang ini adalah hewan pengerat kecil asli dari gurun di barat laut Cina dan Mongolia selatan. Jerboa memiliki tubuh seperti tikus, telinga kelinci, moncong seperti babi, dan kaki belakang yang terlihat seperti model miniatur kanguru. Tetapi meskipun menyerupai spesies lain, jerboa bertelinga panjang ini berdiri dan melompat dalam kelasnya sendiri.

Selain itu, telah diklarifikasi dalam salah satu akun penangkal hoaks turnbackhoax.id (13/02/2022) bahwa video hewan yang beredar bukan gabungan DNA bebek dan tikus, melainkan adalah Jerboa, hewan pengerat kecil yang habitat aslinya berada di Tiongkok dan Mongolia.

KESIMPULAN

Informasi dalam video menunjukkan seekor hewan yang merupakan hasil penggabungan DNA bebek dan tikus, adalah tidak benar. Faktanya, seekor hewan yang serupa dengan video yang beredar adalah Jerboa bukan hewan hasil gabungan DNA bebek dan tikus.

SUMBER FAKTA:

  1. 1. https://www.worldwildlife.org/magazine/issues/summer-2018/articles/the-long-eared-jerboa-stands-and-hops-in-a-class-of-its-own

  2. 2. https://turnbackhoax.id/2022/02/13/salah-bentuk-bebek-dan-tikus-jika-dna-nya-di-gabungkan/

  3. 3. https://a-z-animals.com/animals/jerboa/

Bagikan: