[HOAKS] - MENTERI PENDIDIKAN GAZA AKHIRI TAHUN AJARAN 2023/2024


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Selasa, 07 Nov 2023

DISINFORMASI
Beredar informasi di media sosial Facebook yang menyatakan bahwa Menteri Pendidikan Gaza telah menghentikan tahun ajaran 2023/2024 karena semua murid terbunuh perang.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa klaim unggahan tersebut tidak benar. Dilansir dari tirto.id (30/10/2023), belum ada berita resmi yang melaporkan Menteri Pendidikan Gaza menyampaikan pernyataan tersebut. Menteri Pendidikan Gaza juga belum memberikan komentar terkait informasi viral mengenai banyak anak-anak Gaza yang tewas sehingga tahun ajaran 2023/ 2024 ditiadakan.

Hal senada juga disampaikan liputan6.com (30/10/2023), kabar yang menyatakan Menteri Pendidikan Gaza menghentikan tahun ajaran 2023/2024 karena semua murid terbunuh perang adalah hoaks. Sebab, tidak ada satu sumber kredibel yang menyatakan bahwa Menteri Pendidikan Gaza mengakhiri tahun ajaran 2023/ 2024 akibat seluruh anak tewas.

Meskipun memang korban perang dari golongan anak-anak dan pelajar sangat banyak, namun tidak ada satu pun akun media sosial resmi yang terkait dengan Palestina atau Gaza menyatakan informasi tersebut.

Meski demikian, sekadar informasi, mengacu kepada laporan tirto.id, dari informasi yang dihimpun dari kantor berita Palestina, WAFA, pada Minggu (29/10/2023), jumlah korban meninggal sudah mencapai 8.069 orang dan lebih dari 22.000 orang mengalami luka-luka. Demikian berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan setempat.

Di Jalur Gaza, korban meninggal sebanyak 7.955 orang dan di Tepi Barat menjadi 114 orang. Sedangkan, rincian jumlah luka-luka adalah 20.000 di Gaza dan 2.000 di Tepi Barat. Sebanyak 73 persen dari jumlah korban di Gaza itu merupakan anak-anak, perempuan, dan termasuk orang tua.

Sementara itu, berdasarkan laporan UNICEF selama periode 20-26 Oktober 2023, sebanyak 221 sekolah di Jalur Gaza saat ini mengalami kerusakan. Angka itu termasuk lebih dari 40 persen dari seluruh bangunan sekolah yang ada di Jalur Gaza. Sejumlah 625.000 anak yang terdaftar di seluruh sekolah sekarang dalam kondisi sudah tidak memiliki akses pendidikan lagi.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyatan resmi dari Menteri Pendidikan Gaza terkait penghentian tahun ajaran 2023/2024 karena seluruh murid tewas.

KESIMPULAN
Informasi bahwa Menteri Pendidikan Gaza menghentikan tahun ajaran 2023/2024 karena semua murid terbunuh perang, adalah tidak benar. Faktanya, tidak ditemukan sumber kredibel yang menuliskan atau memberitakan hal tersebut. Hingga kini, Menteri Pendidikan Gaza belum memberikan pernyataan resmi terkait dinamika pelaksanaan tahun ajaran 2023/2024 kepada anak-anak di Gaza.

SUMBER FAKTA:

  1. https://tirto.id/benarkah-menteri-pendidikan-gaza-mengumumkan-semua-murid-tewas-gREz

  2. https://www.liputan6.com/citizen6/read/5436707/hoaks-menteri-pendidikan-gaza-akhiri-tahun-ajaran-20232024-karena-seluruh-siswa-telah-terbunuh?page=3

Bagikan: