[HOAKS] - PISANG TERLALU MATANG BERBINTIK HITAM MENGANDUNG ZAT ANTI KANKER

Share :        
Rabu, 22 Jun 2022

DISINFORMASI

Beredar sebuah informasi di media sosial Facebook yang mengklaim bahwa pisang berbintik hitam mengandung zat antikanker.

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran, telah diklarifikasi dalam AFP Fact Check factcheck.afp.com (18/05/2022) bahwa dalam jurnal Food Science and Technology Research pada tanggal 4 Februari 2009, yang menunjukkan bahwa pisang memiliki potensi untuk "mencegah penyakit gaya hidup dan karsinogenesis".

Dalam studi peer-review, peneliti Jepang menguji efek jus pisang yang disuntikkan ke tikus pada kemampuan mereka untuk menghasilkan respon imun - yang termasuk produksi TNF. Mereka menemukan bahwa satu jenis pisang menginduksi respons yang lebih tinggi saat matang.

Namun penelitian tersebut tidak menyarankan manusia harus meningkatkan asupan pisang yang terlalu matang, atau buah tersebut dapat mencegah penyakit seperti influenza atau kanker.

Dan tidak disebutkan bahwa pisang mengandung zat anti kanker.

Seorang dosen biologi di Universitas Chulalongkorn Thailand mengatakan kepada AFP bahwa TNF/ zat anti kanker tidak ditemukan pada tumbuhan.

"TNF adalah zat yang merupakan bagian dari sistem kekebalan mamalia. Itu tidak ada pada pisang dan tanaman lain," kata Dr Jessada Denduangboripant.

"Ini adalah tipuan lama yang tidak benar," katanya kepada AFP pada 11 Mei.

KESIMPULAN

Informasi tentang pisang berbintik hitam mengandung zat antikanker, tidak dapat diverifikasi benar. Faktanya, TNF (zat anti kanker) adalah zat yang merupakan bagian dari sistem kekebalan mamalia dan TNF tidak ditemukan pada tumbuhan. 

Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)

Sumber Fakta :

1. https://factcheck.afp.com/doc.afp.com.329V37Z

2. https://www.jstage.jst.go.jp/article/fstr/15/3/15_3_275/_pdf

3. https://www.britishcouncil.or.th/en/dr-jessada-denduangboripant