[HOAKS] - POSITIF COVID-19 DISEBABKAN KEKURANGAN VITAMIN, BUKAN KARENA TERINFEKSI VIRUS

Share :        
Senin, 19 Apr 2021

DISINFORMASI
Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa positif Covid-19 disebabkan oleh kekurangan vitamin, bukan karena terinfeksi virus. Pesan yang beredar juga menyebutkan bahwa Rapid, Swab Antigen, Swab PCR, dan Genose merupakan alat deteksi virus yang menipu dan tidak bisa memberikan hasil yang akurat. 

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, dalam website resmi Satuan Tugas Penanganan Covid-19 covid19.go.id (16/04/2021), telah diklarifikasi bahwa klaim positif Covid-19 disebabkan oleh kekurangan vitamin dan bukan karena terinfeksi virus, adalah tidak benar.

Melansir dari situs resmi WHO, Covid-19 disebabkan oleh virus corona varian baru bernama SARS-Cov-2. Kekurangan vitamin C, B dan zinc berpengaruh pada tingkat kekebalan serta sistem metabolisme tubuh, namun tidak menjadikannya sebagai penyebab seseorang terpapar Covid-19. Mengonsumsi vitamin dan suplemen dalam takaran tertentu juga belum dapat dibuktikan dapat menyembuhkan Covid-19. WHO mengatakan bahwa segala bentuk vitamin dan suplemen tidak dapat mencegah Covid-19 dan tidak dapat dijadikan acuan perawatan dalam menangani Covid-19.

Untuk memastikan apakah seseorang terpapar Covid-19 perlu dilakukan uji acak swab antigen atau PCR atau mendatangi pusat pelayanan kesehatan terdekat. Melansir dari WHO, hal ini perlu dilakukan untuk melacak apakah terdapat virus dalam tubuh seseorang, yang berpotensi untuk menular kepada orang-orang yang berada di sekitarnya. Sehingga, narasi yang menyebutkan bahwa uji PCR atau antigen harus dihindari, adalah tidak benar.

Selain itu, dalam akun penangkal hoaks medcom.id (17/04/2021), informasi bahwa positif Covid-19 disebabkan kekurangan vitamin bukan virus, adalah hoaks.

KESIMPULAN
Informasi bahwa klaim positif Covid-19 disebabkan oleh kekurangan vitamin, bukan karena terinfeksi virus adalah tidak benar. Faktanya, kekurangan vitamin C, B, dan zinc berpengaruh pada tingkat kekebalan serta sistem metabolisme tubuh, namun tidak menjadikannya sebagai penyebab seseorang terpapar Covid-19. Uji PCR atau antigen perlu dilakukan untuk melacak apakah terdapat virus dalam tubuh seseorang, yang berpotensi untuk menular kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.

Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)

Sumber Fakta:
1. https://covid19.go.id/p/hoax-buster/salah-positif-covid-disebabkan-oleh-kekurangan-vitamin-bukan-oleh-virus
2. https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4KZz8zWK-cek-fakta-positif-covid-19-disebabkan-kekurangan-vitamin-bukan-virus-cek-faktanya
3. https://kabar24.bisnis.com/read/20210418/621/1382578/cek-fakta-positif-covid-disebabkan-kekurangan-vitamin-bukan-karena-virus