[HOAKS] - SERING BERMAIN GAMES DI HP MEMBUAT MATA SEORANG ANAK BENGKAK DAN MELOTOT


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Selasa, 15 Mar 2022

DISINFORMASI
Beredar unggahan video di media sosial Facebook yang menampilkan seorang anak menangis dengan kondisi mata melotot keluar dari rongga mata. Dalam narasi disebutkan bahwa hal itu dampak dari infeksi radiasi ponsel karena sering bermain video games.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa klaim tersebut tidak benar. Dilansir dari turnbackhoax.id (12/03/2022), anak dalam video diketahui bernama Margarette Perez, anak asal Filipina penderita sindrom Crouzon atau Crouzon syndrome.

Hal itu diketahui dari video identik di kanal Youtube GMA Public Affairs pada 22 Februari 2022 dengan judul “Brigada: Ang panaghoy ni Marga” atau bila diterjemahkan menjadi "Brigada: Ratapan Marga.”

Sindrom Crouzon atau Crouzon syndrome adalah cacat genetik langka yang ditandai dengan menyatunya sutura (sendi fibrosa) tulang tengkorak sebelum waktunya. Penyatuan yang prematur (disebut dengan craniosynostosis) ini membuat tengkorak anak tumbuh dengan tidak normal sehingga memengaruhi bentuk kepala dan wajah anak. Anak yang menderita Crouzon syndrome juga bisa mengalami gangguan penglihatan akibat rongga mata yang dangkal, masalah pada fungsi gigi, dan gangguan pendengaran.

KESIMPULAN
Informasi dalam video tentang anak bermata melotot karena dampak radiasi ponsel akibat terlalu sering bermain video games, adalah tidak benar. Faktanya, anak dalam video diketahui merupakan penderita sindrom Crouzon dan bukan terkena dampak radiasi ponsel.

SUMBER FAKTA:

  1. 1.       https://turnbackhoax.id/2022/03/12/salah-video-jangan-membiasakan-anak-anda-bermain-hp-sangat-berbahaya-bisa-terinfeksi-radiasi-hp-dan-bisa-membutakan/

  2. 2.       https://youtu.be/DJc_-UZeweU

  3. 3.       https://www.sehatq.com/artikel/crouzon-syndrome-adalah-cacat-genetik-langka-ketahui-karakteristiknya

  4.  

Bagikan: