[HOAKS] - TERBONGKARNYA ALOKASI ANGGARAN RP. 5 M UNTUK 5 ORANG INFLUENCER PROMOSIKAN DKI JAKARTA TAHUN 2020


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Kamis, 18 Feb 2021

DISINFORMASI
Beredar informasi di media sosial tentang baru terbongkarnya Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Provinsi DKI Jakarta Tahun 2020, dimana terdapat alokasi anggaran sebesar Rp. 5.008.691.930,- untuk 5 orang influencer pada aktivitas promosi pariwisata dan budaya melalui media sosial.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil koordinasi Tim JalaHoaks dengan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi DKI Jakarta (18/02/2021), diperoleh informasi bahwa pesan tersebut adalah tidak benar atau hoaks. Informasi tersebut adalah berita yang sudah lama beredar sejak nomenklatur Dinas Pariwisata dan Kebudayaan belum berubah menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Dilaporkan dalam wartakota.tribunnews.com (28/10/2019), Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro, menyatakan usulan melalui Rancangan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 itu sudah dicoret atau dibatalkan. Artinya, pemerintah daerah tidak akan menyewa jasa influencer untuk membantu mempromosikan pariwisata dan kebudayaan DKI.

“Yang jelas sekarang anggaran itu sudah tidak ada atau dihapus yah,” kata Asiantoro (27/10/2019).

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi dalam detik.com (27/10/2019), menjelaskan bahwa anggaran tersebut sudah dihapus sejak awal Oktober 2019. Belum ada influencer yang ditentukan untuk mempromosikan pariwisata karena rencana anggaran tersebut sudah dihapus.

"Sudah dihapus sejak awal Oktober, anggaran tersebut saat ini sudah tidak ada dalam RAPBD 2020," jelas Edy (27/10/2019). 

KESIMPULAN
Informasi tentang baru terbongkarnya alokasi anggaran sebesar Rp. 5.008.691.930,- untuk 5 orang influencer pada aktivitas promosi pariwisata dan budaya DKI melalui media sosial tahun 2020, adalah tidak benar. Faktanya, usulan anggaran untuk 5 orang influencer tersebut telah dihapus dari Rancangan KUA-PPAS Tahun 2020 Provinsi DKI Jakarta sejak awal Oktober 2019.

SUMBER FAKTA:

  1. 1. Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Provinsi DKI Jakarta2. https://www.google.co.id/amp/s/wartakota.tribunnews.com/amp/2019/10/28/heboh-anggaran-rp-5-miliar-satu-influencer-dibayar-rp-1-miliar-untuk-promosikan-pariwisata-dki

  2. 3. https://m.medcom.id/telusur/cek-fakta/ybJWADWk-cek-fakta-anies-bayar-buzzer-rp5-miliar-per-tahun-ini-faktanya

Bagikan: