[HOAKS] - ASTRAZENECA BERARTI JALAN MENUJU KEMATIAN
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Kesehatan
DISINFORMASI
Beredar video di YouTube Shorts yang menyatakan bahwa arti nama vaksin AstraZeneca adalah jalan menuju kematian.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa klaim video adalah tidak benar. Isu mengenai arti nama AstraZeneca merupakan isu berulang yang muncul sejak masa pandemi Covid-19. Dilansir dari Kompas.com (19/05/2025), klaim bahwa nama AstraZeneca berarti “jalan menuju kematian” muncul akibat kesalahan interpretasi dan penerjemahan kata secara terpisah di internet tanpa memahami konteks linguistik maupun sejarah perusahaan, sehingga tidak dapat dijadikan dasar penafsiran makna sebenarnya.
Adapun, pihak AstraZeneca sudah pernah menjelaskan perihal pendirian perusahaan dan arti namanya melalui akun X resmi milik mereka, yakni @AstraZeneca. Pada unggahan tertanggal 17 Oktober 2019, pihak AstraZeneca menjelaskan bahwa perusahaan hasil merger dari dua perusahaan, yaitu Astra AB yang berdiri sejak 1913 di Sodertalje, Swedia dengan perusahaan Zeneca yang dibentuk pada Juni 1993 melalui hasil pemisahan bisnis farmasi dan agrokimia dari Imperial Chemical Industries (ICI) di Inggris.
Penggabungan dua perusahaan itu terjadi di tahun 1999. Kata "Astra" diambil dari bahasa Yunani yang berarti bintang. Sedangkan, "Zeneca" tidak memiliki arti secara khusus karena nama tersebut diciptakan berdasarkan kombinasi huruf alfabet yang mudah diingat secara fonetik, tidak lebih dari tiga suku kata, dan tidak memiliki makna yang menyinggung.
Selain itu, dilansir dari tempo.co (13/02/2026), dari hasil uji menggunakan mesin penerjemah daring dan berbagai sumber kredibel, ditemukan bahwa “AstraZeneca” bukan frasa bahasa Latin. Lalu, terkait uji coba Google Translate dengan memisahkan kata menjadi “a stra ze neca” memang menghasilkan terjemahan “jalan menuju kematian,” namun penelusuran pada kamus bahasa Latin seperti Latin Dictionary dan Latdict menunjukkan bahwa frasa tersebut tidak dikenal dalam bahasa Latin. https://www.kompas.com/cekfakta/read/2025/05/19/143200582/-hoaks-nama-astrazeneca-memiliki-arti-jalan-menuju-kematian https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-arti-nama-vaksin-astrazeneca-adalah-jalan-menuju-kematian-2115010 https://www.reuters.com/article/fact-check/posts-incorrectly-interpret-intended-meaning-of-astrazeneca-idUSL1N2MC0EZ/ https://x.com/AstraZeneca/status/1184743333605847040 https://www.snopes.com/fact-check/latin-astrazeneca-meaning/
Masih mengacu kepada tempo.co, pengembangan Google Translate kini menggunakan model bahasa besar atau Large Language Model berbasis akal imitasi yang terlatih dengan data raksasa. Sejumlah riset membuktikan tingkat akurasi mesin ini sangat bergantung pada pasangan bahasa serta jenis teks yang diterjemahkan.
Studi UCLA Medical Center pada 2021 menemukan Google Translate mampu menjaga makna dalam 82,5 persen kasus, namun tingkat akurasi alat ini bervariasi antara 55 hingga 94 persen sesuai pasangan bahasa yang pengguna pilih.
Pakar bahasa di Amerika Serikat menyoroti penggunaan Google Translate serta Bing oleh otoritas imigrasi untuk membedah konten bukan bahasa Inggris milik pengungsi. Mereka menilai petugas sering salah menafsirkan komentar yang tidak berbahaya atau justru mengabaikan pernyataan yang mengancam.
Artikel The Conversation menyebut beragam riset menunjukkan ketidakakuratan Google Translate. Mesin ini sering gagal mengenali ungkapan serta nama tempat dan istilah hukum maupun teknis serta perbedaan halus dalam bahasa. Termasuk beberapa penerjemahan bahasa Inggris dan Spanyol.
Evaluasi tahunan sistem machine translation menyimpulkan teknologi ini masih memerlukan perbaikan besar. Riset menunjukkan kesalahan penerjemahan dalam layanan kesehatan berisiko fatal. Google menyarankan publik agar tidak menjadikan hasil terjemahan mesin sebagai pengganti penerjemah manusia.
Dikutip dari snopes.com (20/05/2025), para ahli bahasa Latin juga menegaskan terjemahan tersebut keliru. Profesor studi klasik di Barnard College Amerika Serikat, Kristina Milnor, mengatakan kata "astra” memang berasal dari kata Latin. Maknanya mirip dengan frasa 'ad astra' yang artinya “ke bintang-bintang,” tetapi, memisahkan huruf 'a' dan 'stra' tidak memiliki makna apapun dalam bahasa Latin. Demikian juga frasa 'ze neca' atau “zeneca” tidak berakar dari bahasa Latin. Peneliti aksara Latin New York University, Mikael Papadimitriou, juga mengatakan bahwa “astra” adalah bentuk jamak dari bahasa Latin "astrum" yang artinya "bintang."
KESIMPULAN
Informasi dalam video di Youtube Shorts yang menyebut nama vaksin AstraZeneca berarti “jalan menuju kematian,” adalah tidak benar. Faktanya, nama AstraZeneca hanya nama perusahaan yang tidak memiliki makna khusus. Adapun, pengartian menggunakan Google Translate masih sering terjadi kesalahan terjemahan dan tidak bisa dijadikan acuan tunggal, karena sangat bergantung pada pasangan bahasa serta jenis teks yang diterjemahkan.
SUMBER FAKTA: