[HOAKS] - BPBD DKI MEMINTA KEPADA 109 RT TERDAMPAK BANJIR MENUNGGU
Kategori Hoaks: Konten Manipulasi (Manipulated Content)
DISINFORMASI
Beredar tangkapan layar di Whatsapp yang menyebutkan BPBD DKI meminta 109 RT masih terendam banjir diminta menunggu dulu. Narasi dalam tangkapan layar tersebut tertulis “BPBD DKI : 109 RT masih terendam banjir, kita tunggu dulu.”
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa tangkapan layar tersebut tidak benar. Dari penelusuran menggunakan teknik reverse images search diketahui bahwa tangkapan layar hasil manipulasi dari artikel pemberitaan yang tayang di antaranews.com.
Artikel sumber asli berjudul “BPBD DKI : 109 RT Masih Terendam Banjir pada Senin Pagi” yang tayang di antaranews.com pada 7 Juli 2025. Artikel itu membahas mengenai jumlah RT terdampak banjir di sejumlah daerah di Jakarta.
Dilansir dari detik.com (07/07/2025), BPBD sudah menyiapkan sejumlah titik pengungsian bagi korban banjir di Jakarta. Beberapa titik pengungsian itu di antaranya, Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina, Masjid Jami Ittihadul Ikhwan Kampung Melayu, SDN 01/02 Kampung Melayu, Masjid Al-Hawi Cililitan, Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang, Masjid Al Ridwan Jatipadang, Mushollah Sibili Jatipadang, Masjid Jami Al Khaer, Kedaung Kali Angke, Musholla Kelurahan Kedoya Selatan, RPTRA Segas Karet Tengsin, Masjid Nurul Huda Karet Tengsin, Masjid Al Muhajirin Karet Tengsin, Masjid Al Muqorobbin Cipinang Melayu, dan Masjid Universitas Borobudur.
KESIMPULAN
Tangkapan layar yang beredar di Whatsapp menyebut menyebutkan BPBD DKI meminta 109 RT masih terendam banjir untuk menunggu dulu adalah tidak benar. Faktanya, tangkapan layar merupakan hasil suntingan dari artikel berjudul “BPBD DKI : 109 RT Masih Terendam Banjir pada Senin Pagi” yang tayang di antaranews.com pada 7 Juli 2025. Adapun, BPBD sudah menyiapkan sejumlah titik pengungsian bagi korban banjir di Jakarta.
SUMBER FAKTA: https://sumbar.antaranews.com/berita/693029/bpbd-dki--109-rt-masih-terendam-banjir-pada-senin-pagi https://news.detik.com/berita/d-7999041/titik-banjir-di-jakarta-tambah-jadi-109-rt-ratusan-warga-masih-ngungsi