[HOAKS] - MAKANAN REKAYASA GENETIKA MENGUBAH GEN MANUSIA


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Kesehatan
Rabu, 14 Okt 2026

DISINFORMASI
Beredar narasi di media sosial yang mengklaim bahwa konsumsi makanan hasil rekayasa genetika (Genetically Modified Organism/ GMO) berpotensi merubah genetik manusia, merusak fungsi organ dan sistem saraf, serta dikaitkan dengan teori konspirasi depopulasi global.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran tim Jalahoaks, dikutip dari laporan AFP (22/09/2026) bahwa para ahli dari berbagai institusi akademis internasional memberikan klarifikasi teknis mulai dari peneliti dari Nanyang Technological University (NTU) dan Institut Pertanian Bogor (IPB), yang menjelaskan bahwa DNA dari produk GMO akan terurai oleh sistem pencernaan manusia menjadi nutrisi dasar.

"GMO berisi DNA asing, yang seperti semua DNA dan protein, dicerna dalam lambung manusia dan menjadi nutrisi bagi tubuh. Kita selalu mengonsumsi DNA dalam makanan kita setiap waktu, dan tidak mungkin bagi nutrisi-nutrisi ini untuk mengubah DNA dalam tubuh manusia yang kita warisi dari orang tua kita," ujar Paul Teng Piang-Siong, seorang peneliti senior di bidang ketahanan pangan di S. Rajaratnam School of International Studies di Nanyang Technological University, Singapura.

Eko Hari Purnomo, profesor di Fakultas Teknik dan Teknologi di Institut Pertanian Bogor (IPB) menyatakan walaupun sejumlah fragmen DNA dapat bertahan setelah melalui proses pencernaan, DNA-DNA tersebut tidak otomatis manjadi bagian dari genom manusia.

"Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan GMO dapat menyebabkan integrasi genomik pada manusia," ujarnya.

Standar Regulasi dan Keamanan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan, bahwa seluruh produk GMO yang beredar di pasaran telah melalui pengujian keamanan, analisis komposisi nutrisi, dan evaluasi risiko secara ketat.

Selain itu, laporan peninjauan ilmiah mengonfirmasi bahwa tidak ditemukan hubungan kausal antara konsumsi pangan GMO dengan gangguan kesehatan seperti alergi, keracunan, maupun penyakit kronis sejak pertama kali dipasarkan secara luas.

KESIMPULAN
Informasi makanan hasil rekayasa genetika (GMO) dapat merusak atau mengubah genetik manusia, adalah tidak benar. Faktanya, para pakar menegaskan bahwa DNA dari makanan GMO akan terurai oleh sistem pencernaan. Lembaga resmi seperti WHO dan BPOM menjamin bahwa produk GMO yang beredar aman dikonsumsi dan telah lulus uji kelayakan secara ketat.

SUMBER FAKTA:

  1. https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.C8V24KF

  2. https://royalsociety.org/news-resources/projects/gm-plants/could-eating-gm-food-have-an-effect-on-my-genes/

Bagikan: