[HOAKS] - BARANG YANG BIASA DIPAKAI DI RUMAH BISA MENJADI PENYEBAB KANKER
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Kesehatan
DISINFORMASI
Beredar sebuah unggahan di media sosial Instagram dengan narasi bahwa barang-barang yang biasa dipakai di rumah bisa menjadi penyebab kanker.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran tim Jalahoaks, dilaporkan dari laman berita tempo.co (04/02/2026) bahwa klaim tersebut bermula dari konten yang disebarluaskan oleh sejumlah akun, termasuk akun Instagram Rumpi Gosip (@rumpi_gosip) pada (29/01/2026). Daftar tersebut mencakup pengharum ruangan, wadah plastik, alat masak anti-lengket, talenan plastik, makanan kaleng, detergen, obat nyamuk, hingga lilin aromaterapi.
Menurut Dokter Spesialis Bedah Onkologi FK Unair, dr. Asdi Wihandono, mengidentifikasi tiga faktor risiko utama penyebab kanker. Faktor pertama mencakup infeksi virus seperti HPV dan Hepatitis. Faktor kedua berkaitan dengan perilaku dan paparan lingkungan, di antaranya konsumsi rokok dan alkohol, obesitas, serta kurangnya aktivitas fisik. Beliau juga menekankan bahaya polusi udara (PM2.5) dan radiasi UV bagi kesehatan kulit dan paru. Terakhir, zat karsinogenik seperti asbes dan arsenik yang telah diklasifikasikan oleh IARC turut menjadi pemicu signifikan.
Kepala Lembaga Penelitian Universitas Yarsi, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, menekankan pentingnya merujuk pada data IARC terkait karsinogen. Beliau menjelaskan bahwa faktor eksternal jauh lebih dominan dibandingkan faktor internal; di mana rokok menyumbang 70% kasus kanker, sementara mutasi genetik hanya berkisar 10-15%. Selain tembakau dan alkohol yang masuk dalam kategori risiko utama, IARC juga mengklasifikasikan konsumsi daging merah dan pola kerja malam ke dalam kelompok risiko 2A yang patut diwaspadai oleh masyarakat.
Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait beberapa objek harian, dr. Asdi Wihandono (FK Unair) memberikan klarifikasi dan menekankan bahwa dosis dan cara penggunaan adalah kunci. Sebagian besar benda seperti wadah plastik, makanan kaleng, dan obat nyamuk memiliki tingkat paparan kimia yang sangat rendah dalam penggunaan normal, sehingga hubungan langsungnya sebagai penyebab kanker pada manusia belum terbukti secara kuat. Mengenai alat masak anti-lengket, risiko hanya muncul pada kondisi pemanasan ekstrem di atas 260°C atau saat kondisi fisik alat sudah rusak/ terkelupas.
Sebagai langkah preventif primer untuk menghindari kanker, dr. Asdi Wihandono menekankan pentingnya modifikasi gaya hidup termasuk berhenti merokok, menjaga indeks massa tubuh, dan vaksinasi. Selain pencegahan, deteksi dini melalui pap smear dan mammografi menjadi krusial dalam keberhasilan penanganan kanker. Sejalan dengan kemajuan teknologi medis seperti terapi target dan imunoterapi, prognosis pasien kanker kini jauh lebih baik. Senada dengan itu, Rusdan mengingatkan masyarakat untuk tetap memprioritaskan eliminasi paparan rokok sebagai faktor risiko paling dominan.
KESIMPULAN
Informasi tentang barang-barang yang biasa dipakai di rumah bisa menjadi penyebab kanker tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Faktanya, tidak semua peralatan rumah tangga mengandung zat pemicu kanker. Rendahnya tingkat paparan membuat kaitan benda-benda tersebut sebagai penyebab kanker belum terbukti kuat.
SUMBER FAKTA:
https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-klaim-daftar-barang-rumah-tangga-yang-dapat-sebabkan-kanker-2112592