[HOAKS] - BLUETOOTH DAPAT MELACAK ORANG YANG TELAH DIVAKSIN


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Rabu, 30 Agus 2023

DISINFORMASI

Beredar sebuah unggahan di media sosial mengklaim bahwa teknologi BLE (Bluetooth Low Energy) dapat digunakan untuk melacak orang yang sudah divaksin.

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, dikutip dari kompas.com (24/08/2023), BLE (Bluetooth Low Energy) adalah jenis teknologi bluetooth yang dirancang untuk menghemat daya. BLE memungkinkan perangkat-perangkat elektronik untuk berkomunikasi dengan perangkat lain dalam jarak pendek.

Dijelaskan dalam BLE Mobile Apps, bahwa beberapa benda elektronik bisa terhubung dengan komputer atau ponsel melalui BLE. Ketika perangkat dengan fitur BLE terdeteksi oleh ponsel, alamat MAC (Media Access Control) yang terdiri dari 12 karakter akan terlihat. 

Namun, sangat penting untuk ditegaskan bahwa meskipun teknologi BLE memiliki kemampuan untuk mendeteksi perangkat elektronik yang memanfaatkan fitur bluetooth di sekitarnya, hal ini tidak memiliki kaitan apapun dengan proses vaksinasi atau upaya melacak status vaksin seseorang.

Selain itu, vaksin COVID-19 yang diakui secara global, seperti Pfizer, AstraZeneca, dan Sinovac, tidak mengandung BLE atau teknologi bluetooth dalam komposisi mereka. Informasi ini telah diungkapkan oleh berbagai otoritas kesehatan dan media, termasuk dalam laporan di kompas.com. Teknologi BLE ditujukan untuk tujuan komunikasi perangkat elektronik dan tidak memiliki kemampuan atau fungsi untuk melacak status vaksinasi individu.

Selain itu, kompas.com menemukan sebuah serupa yang dilaporkan pada 24 November 2021, dimana tangkapan layar perangkat yang mendeteksi BLE dihubungkan dengan narasi tersebut dan diidentifikasi sebagai hoaks.

KESIMPULAN 

Informasi terkait klaim bahwa bluetooth dapat digunakan untuk melacak orang yang sudah divaksin, tidak dapat diverifikasi benar. Faktanya, teknologi BLE merupakan teknologi yang digunakan untuk komunikasi perangkat elektronik dan tidak memiliki kaitan dengan vaksinasi atau pelacakan status vaksinasi seseorang. Vaksin COVID-19 yang beredar tidak mengandung teknologi bluetooth dalam komposisi mereka.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.kompas.com/cekfakta/read/2023/08/24/183000382/-hoaks-bluetooth-terdeteksi-pada-orang-yang-sudah-divaksin

  2. https://www.kompas.com/tren/read/2021/11/24/093000365/hoaks-setelah-divaksin-tubuh-mengandung-bluetooth-dan-bisa-dilacak?page=all#page2

Bagikan: