[HOAKS] - PEMADAMAN LISTRIK SERENTAK SELAMA TUJUH HARI DARI 20 FEBRUARI 2026
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Keamanan
DISINFORMASI
Beredar unggahan di TikTok yang menampilkan pernyataan Dharma Pongrekun tentang rencana pemadaman listrik selama tujuh hari mulai 20 Februari 2026. Unggahan tersebut juga disertai ajakan untuk menarik uang tunai dari ATM bank.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, diketahui bahwa informasi tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari tempo.co (04/02/2026), isu pemadaman listrik serentak bermula dari pernyataan kontroversial Dharma Pongrekun dalam podcast berjudul, "DHARMA PONGREKUN: ADA MESIN RAKSASA DI BALIK BANJIR SUMATERA?" yang tayang di kanal Youtube Ngaji Roso (Mas Hendra) pada 14 Januari 2026. Dalam podcast tersebut, Dharma menuding pemutusan internet dan listrik di Iran merupakan gerakan elite global yang akan menyasar Indonesia.
Akan tetapi, mengacu pada laporan tempo.co, Pemerintah Iran sengaja memutus total akses internet dan komunikasi pada 8 Januari 2026 guna meredam protes krisis ekonomi di 31 provinsi. Langkah ini murni kebijakan domestik Iran, bukan hasil konspirasi elite global. Pemadaman ini tercatat paling ekstrem dalam sejarah Iran, sebab memutus layanan bagi 92 juta warga.
Laporan Filter Watch dari organisasi Access Now dan koalisi #KeepItOn mengungkapkan otoritas Iran mulai memperlambat (throttling) kecepatan internet hingga 35 persen sejak 29 Desember 2025. Mereka juga memblokir alat penghindaran sensor di wilayah protes untuk membungkam komunikasi. Pembatasan parsial tersebut memuncak menjadi pemadaman total nasional pada malam 8 Januari 2026, tepat saat kekerasan terhadap demonstran meningkat.
Adapun, mengenai anjuran untuk menarik uang tunai dari ATM yang disampaikan oleh Dharma Pongrekun merupakan anjuran menyesatkan. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti membantah klaim adanya imbauan penarikan uang massal akibat kelumpuhan listrik dan ATM. Menurutnya, isu serupa kerap berulang, termasuk saat unjuk rasa besar pada Agustus tahun lalu.
Esther mengingatkan, penarikan uang massal justru berisiko memicu krisis keuangan seperti pada 1997. Ia mendesak perlunya menepis isu tersebut guna mencegah bank run yang berdampak fatal bagi perekonomian nasional. “Krisis finansial seperti tahun 1997 akan terjadi jika masyarakat melakukan bank run,” ujar Esther.
Selain itu, dari penelusuran lanjutan, tidak ditemukan adanya pernyataan resmi terkait akan ada pemadaman listrik serentak selama tujuh hari dimulai dari tanggal 20 Februari 2026.
KESIMPULAN
Postingan di TikTok yang berisikan pernyataan Dharma Pongrekun terkait akan terjadi pemadaman listrik selama tujuh hari dari tanggal 20 Februari 2026 dan imbauan penarikan uang tunai adalah tidak benar. Faktanya, pernyataan Dharma Pongrekun tidak dilandasi oleh pernyataan resmi dan sumber fakta yang jelas.
SUMBER FAKTA: https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-klaim-jaringan-listrik-dan-atm-mati-serentak-pada-20-27-februari-2026-2112577