[HOAKS] - EKSPOR SATU PINTU EFEKTIF MELAWAN OLIGARKI INTERNASIONAL SINGAPURA
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Internasional
DISINFORMASI https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-ekspor-satu-pintu-efektif-melawan-oligarki-internasional-singapura-2269647 https://www.antaranews.com/berita/5580459/ekonom-kebijakan-satu-pintu-ekspor-bisa-perkuat-penerimaan-negara https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260610173911-92-1367598/singapura-angkat-suara-soal-ekspor-sawit-batu-bara-ri-lewat-dsi
Beredar unggahan di TikTok yang menyebut bahwa kebijakan ekspor satu pintu Indonesia untuk melawan oligarki internasional dari Singapura.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, dilaporkan dalam tempo.co (17/06/2026) bahwa Pengamat ekonomi dan investasi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, menjelaskan ekspor komoditas Indonesia mayoritas langsung dikirim ke negara tujuan. Walhasil, penunjukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai pengekspor tunggal bukan untuk membendung dominasi asing.
“Banyak ekspor tambang sekarang dilakukan langsung ke negara pengimpor seperti Cina, tidak lagi melalui Singapura,” jelas Anthony.
Selain itu, dari laman antaranews.com (24/05/2026) Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang mewajibkan ekspor komoditas strategis dilakukan melalui satu pintu BUMN, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) berpotensi memperkuat penerimaan negara.
"Keputusan ini berupaya memperbaiki tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) sekaligus meningkatkan penerimaan negara melalui penguatan pengawasan terhadap praktik misinvoicing pada perdagangan komoditas nasional," kata Fakhrul dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.
Melalui Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam (SDA), pemerintah mewajibkan penjualan sejumlah komoditas strategis melalui DSI sebagai pengekspor tunggal. Komoditas yang dimaksud di antaranya adalah kelapa sawit, batu bara, hingga paduan besi. Kebijakan terpusat ini guna memastikan proses perdagangan berjalan lebih transparan, tertib, dan akuntabel.
Menurut Fakhrul, tujuan utama kebijakan tersebut perlu dipahami sebagai upaya negara memperbaiki persoalan tata kelola ekspor, khususnya praktik misinvoicing dan under-invoicing yang berpotensi mengurangi penerimaan negara dari sektor strategis. Penguatan narasi dan komunikasi kebijakan menjadi penting agar pelaku pasar memahami arah kebijakan pemerintah secara utuh.
Dilansir dari cnnindonesia.com (10/06/2026), Menteri Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Kim Yong, menyatakan menghormati kebijakan tata kelola ekspor Indonesia. Ia berharap arus perdagangan kedua negara tetap berjalan lancar. Gan menegaskan Singapura akan terus bekerja sama dengan Indonesia agar Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang menarik bagi pelaku usaha Negeri Singa.
"Kami akan terus bekerja sama dengan pelaku bisnis Singapura untuk menemukan cara bekerja sama dengan Indonesia, memastikan ekspor ke Indonesia dan akses terhadap ekspor Indonesia tetap mengalir secara bebas," kata Gan dalam konferensi pers usai pertemuan Six Bilateral Economic Working Groups (6WG) Indonesia-Singapura di Jakarta, Senin, 9 Juni 2026.
KESIMPULAN
Informasi bahwa kebijakan ekspor satu pintu Indonesia untuk melawan oligarki internasional dari Singapura, adalah tidak benar. Faktanya, ekspor satu pintu Indonesia bukan upaya untuk melawan negara tertentu, melainkan upaya negara dalam memperbaiki persoalan tata kelola ekspor.
SUMBER FAKTA: