[HOAKS] - POTONGAN VIDEO KORBAN HANTAVIRUS DI JAKARTA


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Tematik: Kesehatan
Senin, 29 Jun 2026

DISINFORMASI
Beredar unggahan di Tiktok yang berisi beberapa potongan atau cuplikan gambar dan video, yang salah satunya diklaim sebagai korban Hantavirus di Jakarta.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, diketahui bahwa cuplikan video korban Hantavirus tersebut tidak benar.

Dikutip dari laporan pikiran-rakyat.com (15/6/2026), setelah ditelusuri lebih lanjut dengan menggunakan fitur Google Lens terhadap cuplikan gambar dalam video menemukan jejak unggahan yang lebih lama di media sosial Facebook, didapatkan video serupa pada akun Facebook "Wish Ko Lang" yang mengunggah video serupa dengan tagar #BehindTheScenes dan keterangan "Wish Ko Lang: Rabies." Berdasarkan informasi yang tersedia, "Wish Ko Lang" merupakan serial drama televisi asal Filipina yang memiliki episode bertajuk "Rabies."

Sementara itu, dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, kasus Hantavirus yang terdeteksi di DKI Jakarta masih terkendali. Pemerintah juga memantau seluruh kontak erat pasien selama 14 hari untuk mencegah penularan lanjutan. Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa Hantavirus tidak mudah menular antarmanusia, seperti Covid-19. Sekitar 99 persen penularan terjadi melalui kontak dengan hewan pengerat, terutama tikus, atau cairan tubuhnya, seperti urine, air liur, dan feses.

Dengan demikian, video yang diklaim sebagai korban Hantavirus di Jakarta sebenarnya merupakan cuplikan dari produksi televisi dan bukan dokumentasi pasien Hantavirus di Indonesia.

KESIMPULAN
Informasi tentang video korban Hantavirus di Jakarta, adalah tidak benar. Faktanya, cuplikan video tersebut berasal dari sebuah serial drama televisi asal Filipina pada episode bertajuk "Rabies."

SUMBER FAKTA:

  1. https://salatigaterkini.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-15810271868/cek-fakta-video-diklaim-korban-hantavirus-di-jakarta-ternyata-berasal-dari-adegan-serial-televisi-filipina?page=all

  2. https://www.kemkes.go.id/id/menkes-kasus-hantavirus-di-dki-jakarta-terkendali-kontak-erat-dipantau-14-hari-

Bagikan: