[HOAKS] - JEPANG AKAN MUSNAH KARENA LETUSAN GUNUNG API BAWAH LAUT
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Bencana
DISINFORMASI https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-gunung-api-bawah-laut-di-amerika-dan-jepang-akan-meletus-bersamaan-2272741 https://www.usgs.gov/faqs/can-eruption-one-volcano-trigger-eruption-another-volcano https://www.data.jma.go.jp/multi/volcano/?utm_source https://www.voanews.com/a/indonesian-volcano-is-a-quarter-of-its-former-size/4720876.html
Beredar unggahan di media sosial TikTok yang mengklaim bahwa gunung api bawah laut di Amerika Serikat (AS) dan Jepang akan meletus secara bersamaan. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa gunung api bawah laut di Jepang dengan luas 557 kilometer dan di Amerika Serikat seluas 600 kilometer siap meletus sehingga akan mengakibatkan Jepang musnah.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, dilaporkan dalam tempo.co (01/07/2026) bahwa tidak terdapat bukti ilmiah maupun peringatan resmi dari otoritas vulkanologi di Jepang dan Amerika Serikat yang menyatakan adanya potensi letusan gunung api bawah laut di kedua negara secara bersamaan.
Ahli Vulkanologi Universitas Brawijaya, Sukir Maryanto, menjelaskan bahwa kemungkinan gunung api yang berjauhan mengalami letusan secara bersamaan sangat kecil. Bahkan, gunung api yang berada pada lokasi berdekatan pun belum tentu saling memengaruhi, kecuali berada dalam satu sistem vulkanik yang sama.
Penjelasan tersebut sejalan dengan keterangan United States Geological Survey (USGS) yang menyebutkan bahwa hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa letusan suatu gunung api dapat memicu aktivitas vulkanik pada gunung api lain yang berjarak ratusan kilometer atau bahkan berada di benua yang berbeda.
Sementara itu, Japan Meteorological Agency (JMA) terus melakukan pemantauan terhadap lebih dari 50 gunung api aktif di Jepang. Meskipun beberapa gunung berada pada status aktivitas tertentu, JMA tidak pernah mengeluarkan peringatan mengenai potensi letusan besar yang dapat memusnahkan Jepang sebagaimana dinarasikan dalam unggahan tersebut.
Hasil penelusuran juga menunjukkan bahwa foto yang digunakan dalam unggahan bukan merupakan dokumentasi aktivitas gunung api di Jepang maupun Amerika Serikat. Foto tersebut merupakan dokumentasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada tahun 2018 yang diambil oleh fotografer Reuters, Muhammad Adimaja. Selain itu, juga tidak ditemukan adanya dokumen ilmiah maupun laporan resmi yang membenarkan klaim mengenai keberadaan gunung api bawah laut di Jepang dengan luas 557 kilometer sebagaimana disebutkan dalam unggahan.
Masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai informasi yang bersifat sensasional tanpa didukung data ilmiah maupun keterangan dari lembaga berwenang, serta selalu melakukan verifikasi melalui sumber informasi yang kredibel sebelum membagikannya.
KESIMPULAN
Informasi tentang gunung api bawah laut di Amerika Serikat dan Jepang akan meletus secara bersamaan hingga mengakibatkan Jepang musnah, adalah tidak benar. Faktanya, tidak terdapat bukti ilmiah maupun peringatan resmi dari otoritas vulkanologi yang mendukung klaim tersebut. Foto yang digunakan dalam unggahan juga merupakan dokumentasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia pada tahun 2018 dan tidak berkaitan dengan aktivitas vulkanik di Jepang maupun Amerika Serikat.
SUMBER FAKTA: