[HOAKS] - PERANG IRAN-AS ADALAH REKAYASA ELIT GLOBAL


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Internasional
Selasa, 26 Mei 2026

DISINFORMASI

Beredar narasi di berbagai platform media sosial (Instagram, Facebook, TikTok) yang menggunakan potongan klip video siniar (podcast) dengan klaim bahwa konflik bersenjata antara Iran dan Amerika Serikat hanyalah "setingan" atau rekayasa elit global untuk memanipulasi pasar dan mencari keuntungan dari fluktuasi harga minyak dunia.

PENJELASAN

Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks diketahui bahwa narasi tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari Tempo.co (24/04/2026) disebutkan bahwa menurut Pakar Hubungan Internasional menegaskan bahwa konflik ini mustahil merupakan rekayasa. Sejak Revolusi 1979, Iran telah memutus hubungan diplomatik dengan AS dan menjadi lawan strategis di Timur Tengah. Ketegangan ini nyata dan terus memuncak, termasuk serangan terhadap fasilitas nuklir pada 2025 serta puncak konflik militer pada 28 Februari 2026.

Klaim bahwa AS sengaja menciptakan perang untuk keuntungan minyak bertentangan dengan realitas ekonomi domestik mereka. Data menunjukkan bahwa warga Amerika justru sangat terpukul oleh lonjakan harga bensin yang mencapai $4,12 per galon pada April 2026.

Indeks Sentimen Konsumen di AS menyentuh titik terendah sepanjang masa akibat inflasi bahan bakar. Hal ini sangat merugikan posisi politik pemerintah Amerika sendiri karena 69% pekerja mereka sangat bergantung pada kendaraan pribadi untuk mobilitas harian.

Meskipun benar bahwa perang di Timur Tengah mendongkrak harga minyak mentah dunia, hal tersebut merupakan konsekuensi logis dari gangguan geopolitik dan keamanan jalur distribusi vital (seperti Selat Hormuz), bukan skenario kerja sama rahasia kedua negara.

KESIMPULAN

Narasi mengenai klaim perang Iran-AS merupakan rekayasa elit global adalah tidak benar. Faktanya, ini adalah konflik geopolitik serius dengan akar sejarah yang dalam. Penggunaan potongan video siniar (podcast) tersebut merupakan bentuk disinformasi yang mengabaikan realitas penderitaan ekonomi masyarakat akibat lonjakan harga energi dunia.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-iran-dan-amerika-bekerja-sama-merekayasa-perang-demi-minyak-2131364

  2. https://www.aljazeera.com/news/2025/6/23/history-of-us-iran-relations-from-the-1953-regime-change-to-trump-strikes

  3. https://www.cfr.org/articles/us-relations-iran

  4. https://www-businessinsider-com.translate.goog/gas-prices-shape-americans-feelings-economy-2026-4?_x_tr_sl=en&_x_tr_tl=id&_x_tr_hl=id&_x_tr_pto=wapp

  5. https://www.reuters.com/business/energy/rising-gas-prices-hitting-us-household-finances-more-pain-is-expected-2026-03-20/

Bagikan: