[HOAKS] - CAMPAK PENYAKIT BIASA DAN VAKSIN CAMPAK BERBAHAYA BAGI MANUSIA


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Kesehatan
Senin, 06 Apr 2026

DISINFORMASI
Beredar informasi di Facebook bahwa campak merupakan penyakit biasa yang bisa diatasi oleh sistem kekebalan alami manusia dan dapat sembuh tanpa perawatan medis. Selain itu, disebutkan bahwa vaksin MMR untuk campak berbahaya bagi manusia.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran, dilansir dari who.int (23/02/2024), campak adalah penyakit yang sangat menular yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini mudah menyebar ketika orang yang terinfeksi bernapas, batuk, atau bersin. Campak dapat menyebabkan penyakit parah, komplikasi, dan bahkan kematian.

Virus ini sangat menular dan biasanya menyebar melalui kontak langsung ataupun melalui udara. Virus menginfeksi saluran pernapasan dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Virus campak dapat bertahan hingga 2 jam di permukaan atau di udara. Jika orang lain menghirup udara yang terkontaminasi atau menyentuh permukaan yang terinfeksi dan kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut, maka dapat terinfeksi. Orang yang terinfeksi dapat menyebarkan virus bahkan sebelum mereka menunjukkan gejala khas (misalnya ruam).

Mengacu afp.com (26/03/2026), walaupun seseorang pada umumnya tidak akan terinfeksi campak kembali setelah sembuh, namun infeksi alami dari virus campak memiliki risiko yang serius. Selain itu, Dr. Aaron Milstone, dokter spesialis penyakit infeksi pada anak di Fakultas Kedokteran Johns Hopkins University, menjelaskan bahwa satu dari 1000 anak penderita campak akan meninggal dunia.

"Satu dari 1.000 anak yang menderita campak akan meninggal dunia. Sementara yang lainnya akan menderita penyakit neurologis progresif," ungkap Dr. Aaron Milstone pada afp.com.

Menurut artikel di laman American Society for Microbiology asm.org tanggal 7 Februari 2024 berjudul "Measles and Immune Amnesia," dijelaskan risiko terkait campak melampaui gejala yang timbul pada penderita. Salah satu dampak paling unik sekaligus paling berbahaya dari patogenesis campak adalah kemampuannya untuk mengatur ulang sistem imun dari penderita. Dampak dari proses penekanan imunitas ini — yang disebut sebagai amnesia imun — dapat bertahan selama beberapa tahun dan membuat penderitanya kesulitan untuk menangkal penyakit lainnya.

Terkait klaim bahaya vaksin MMR, masih mengacu kepada laporan afp.com, pada dasarnya vaksin campak menggunakan virus hidup yang dilemahkan dengan tujuan merangsang sistem kekebalan tubuh. "Virus dalam vaksin tidak mengakibatkan infeksi. Beberapa anak mengalami demam setelah divaksin, namun demam tersebut merupakan respons tubuh dan tidak membawa risiko yang sama seperti virus asli," ujar Milstone.

Dilansir dari kemkes.go.id (07/03/2026), Kementerian Kesehatan memastikan ketersediaan vaksin campak-rubella (MR) di Indonesia dalam kondisi aman untuk mendukung percepatan pelaksanaan imunisasi dalam merespons peningkatan kasus campak di sejumlah daerah.

Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Rizka Andalusia, menyampaikan bahwa penyediaan vaksin menjadi salah satu faktor kunci dalam pengendalian wabah campak selain kegiatan surveilans dan deteksi dini kasus.

“Vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional telah melalui kajian oleh Kementerian Kesehatan dan Komite Imunisasi Nasional, serta mendapatkan izin edar dari Badan POM. Artinya, vaksin tersebut telah dipastikan aman dan efektif digunakan,” katanya.

Berdasarkan hasil studi dan uji klinis, vaksin MR terbukti efektif dalam meningkatkan kekebalan tubuh terhadap campak dan rubella. Penelitian menunjukkan peningkatan antibodi yang signifikan setelah pemberian vaksin, dengan tingkat seropositif mencapai lebih dari 90 persen pada anak yang telah divaksinasi.

Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai efek samping, Rizka menjelaskan bahwa reaksi yang muncul setelah imunisasi umumnya bersifat ringan dan sementara. “Efek samping vaksin MR pada umumnya ringan, seperti demam ringan, kemerahan atau nyeri di tempat suntikan, serta ruam ringan. Reaksi ini biasanya hilang dalam waktu sekitar 24 jam,” jelasnya.

Diimbau kepada masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait vaksin.

KESIMPULAN
Informasi tentang campak bukan penyakit berbahaya dan vaksin campak berbahaya untuk manusia, adalah tidak benar. Faktanya, campak dapat menyebabkan penyakit parah, komplikasi, dan bahkan kematian. Selain itu, vaksin campak yang beredar di Indonesia sudah melalui uji dari BPOM sehingga aman untuk digunakan.

Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)

SUMBER FAKTA
https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.A4LF8G3
https://www.who.int/europe/news-room/questions-and-answers/item/what-you-need-to-know-about-measles
https://asm.org/articles/2019/may/measles-and-immune-amnesia
https://kemkes.go.id/id/kemenkes-pastikan-stok-vaksin-mr-aman-dukung-percepatan-imunisasi-cegah-campak

SUMBER FAKTA:
  1. https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.A4LF8G3

  2. https://www.who.int/europe/news-room/questions-and-answers/item/what-you-need-to-know-about-measles

  3. https://asm.org/articles/2019/may/measles-and-immune-amnesia

  4. https://kemkes.go.id/id/kemenkes-pastikan-stok-vaksin-mr-aman-dukung-percepatan-imunisasi-cegah-campak

Bagikan: