[HOAKS] - SELURUH GUNUNG API DI INDONESIA AKTIF SERENTAK
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Tematik: Bencana
DISINFORMASI https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-seluruh-gunung-api-di-indonesia-aktif-serentak-2286165 https://magma.esdm.go.id/ https://www.usgs.gov/faqs/can-eruption-one-volcano-trigger-eruption-another-volcano
Beredar video di X mengeklaim bahwa seluruh gunung api di Indonesia aktif bersamaan akibat fenomena bawah tanah yang tidak biasa.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, dilaporkan dalam tempo.co (08/09/2026) bahwa Kepala Tim Pengamatan Gunung Api PVMBG Heruningtyas Desi Purnamasari menegaskan visual yang disebarkan akun-akun tersebut tidak menunjukkan aktivitas gunung api sesungguhnya.
Selain itu, dari laman magma.esdm.go.id pada Selasa, 8 September 2026 dijelaskan peta informasi gunung api mencatat hanya empat gunung yang mengalami erupsi, yakni Gunung Anak Krakatau, Gunung Semeru, Gunung Lewotolok, dan Gunung Ibu. Gunung yang erupsi ditandai dengan ikon gunung mengeluarkan api.
“Gunung-gunung yang kelihatan ada apinya itu yang sedang erupsi,” kata Tyas. Sedangkan, visual yang beredar di media sosial tidak menyertakan tanggal, skala, maupun sumber yang jelas.
Sejumlah gunung api di Indonesia memang dilaporkan mengalami erupsi secara bersamaan, namun Tyas menjelaskan fenomena itu wajar terjadi. Kondisi geologis, lokasi tektonik, dan usia gunung membentuk dapur magma yang berbeda-beda serta tidak terikat satu sama lain.
“Masing-masing gunung api memiliki sistem dan karakteristik saluran magma atau dapur magma. Meski erupsi dalam periode yang sama, namun tidak saling memiliki keterkaitan,” ujar Tyas.
Selain itu, dari laporan Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), tidak ada bukti yang menunjukkan letusan satu gunung berapi dapat memicu letusan gunung berapi lain yang berjarak ratusan kilometer atau berada di benua berbeda.
KESIMPULAN
Informasi tentang seluruh gunung api di Indonesia aktif bersamaan akibat fenomena bawah tanah yang tidak biasa, adalah tidak benar. Faktanya, tidak ada bukti yang menunjukkan letusan satu gunung berapi dapat memicu letusan gunung berapi lain yang berjarak ratusan kilometer atau berada di benua berbeda. Visual yang beredar di media sosial juga tidak menyertakan tanggal, skala, maupun sumber yang jelas.
SUMBER FAKTA: