[HOAKS] - UNDIAN BERHADIAH LIVIN BANK MANDIRI
Kategori Hoaks: Konten Tiruan/ Tipuan (Imposter Content)
Tematik: Penipuan
DISINFORMASI https://www.bankmandiri.co.id/ https://www.facebook.com/bankmandiricare https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/05/15/084800282/-hoaks-undian-berhadiah-bank-mandiri-mei-2026?page=all
Beredar informasi di Facebook mengenai undian berhadiah Livin Bank Mandiri dengan berbagai hadiah menarik, seperti mobil, motor, emas, paket umrah, dan voucher belanja. Mengarahkan masyarakat untuk mendaftar melalui tautan yang disediakan.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, diketahui bahwa informasi yang beredar bukan berasal dari akun resmi milik Bank Mandiri.
Dilansir dari kompas.com (15/05/2026), akun Facebook yang menawarkan undian berhadiah itu bukanlah akun Facebook resmi. Akun Facebook Bank Mandiri memiliki simbol centang biru, yang menandakan akun telah terverifikasi.
Berdasarkan informasi di situs webnya, Bank Mandiri memang pernah memiliki sejumlah program undian berhadiah, namun pendaftarannya tidak melalui media sosial seperti yang disebutkan dalam narasi yang beredar. Penipuan dengan modus undian berhadiah merupakan hoaks berulang yang terus muncul di media sosial.
Unggahan serupa juga pernah dibantah oleh pihak Bank Mandiri. Corporate Secretary Bank Mandiri, Teuku Ali Usman, menyatakan bahwa pelaku sengaja menyebarkan tautan situs web phishing menggunakan program undian palsu untuk menarik korban. Dari link tersebut, pelaku meminta calon korban untuk mengisi informasi pribadi seperti nomor ponsel, nomor kartu debit, tanggal kadaluarsa, kode card verification value (CVV), kata sandi, personal identification number (PIN), dan kemudian diminta mengisi kode one-time password (OTP).
“Hal inilah yang dapat menyebabkan timbulnya kerugian finansial bagi siapa saja yang mengisinya. Sehingga, kami meminta pada seluruh nasabah untuk lebih berhati-hati," kata Teuku Ali, pada laman kompas.com (06/05/2026).
KESIMPULAN
Informasi di Facebook mengenai undian berhadiah Livin Bank Mandiri, adalah tidak benar. Faktanya, informasi bukan bersumber dari pihak Bank Mandiri dan merupakan modus penipuan phising.
SUMBER FAKTA: