[HOAKS] - UTANG KERETA CEPAT WHOOSH LUNAS DALAM DUA BULAN


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Pemerintahan
Selasa, 05 Mei 2026

DISINFORMASI
Beredar video di TikTok yang menyampaikan utang kereta cepat Whoosh lunas dalam dua bulan.

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Tim Jalahoaks, unggahan tersebut tidak benar. Dilansir dari tempo.co (20/04/2026), diketahui bahwa klaim selesai dua bulan bukanlah perihal utang, melainkan tenggat yang dialokasikan untuk membahas restrukturisasi utang Whoosh, bukan pelunasan. Pemerintah belum menetapkan keputusan final apakah pelunasan utang menggunakan APBN atau melalui Danantara.

Biaya proyek awal Whoosh tercatat sebesar US$5,5 miliar (Rp89,6 triliun) kemudian membengkak menjadi US$7,27 miliar (Rp118,4 triliun) akibat cost overrun. Proyek yang beroperasi pada Oktober 2023 tersebut, 60 persen dimiliki oleh konsorsium Indonesia dan 40 persen oleh Tiongkok.

Untuk menutup pembengkakan biaya tersebut, Jokowi meneken Perpres Nomor 93 Tahun 2021 yang isinya mendukung proyek kereta cepat melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) maupun melalui penjaminan. PMN kemudian menggelontorkan dana sebesar Rp7,3 triliun.

PMN disalurkan melalui PT KAI untuk porsi kepemilikan Indonesia di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Sedangkan, 75 persen sisanya ditutup melalui pinjaman baru dari China Development Bank dengan total utang mencapai 5,415 miliar dolar AS atau setara Rp81,2 triliun.

Selain nilai pinjaman pokok, bunga tahunan utang tersebut mencapai 2 persen dan bunga untuk cost overrun 3,4 persen per tahun, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) harus membayar US$ 120,9 juta per tahun untuk bunganya.

Belum ada keputusan final mengenai nasib utang Whoosh tersebut. Pada 10 Februari 2026, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang juga juru bicara Presiden Prabowo menjelaskan pelunasan pinjaman ke kreditor akan memakai kas negara atau APBN. Menurut Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Dony Oskaria, strategi untuk membayar utang tersebut salah satunya dengan Kementerian Keuangan mengambil alih PT KCIC.

Peneliti Makroekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI Teuku Riefky menyatakan periode dua bulan diperlukan Danantara untuk membahas restrukturisasi utang Whoosh. Hingga kini belum ada kejelasan apakah pelunasan bakal dibebankan pada APBN atau Danantara.

“Jadi bukan utangnya yang dilunasi dalam dua bulan,” ujar Riefky kepada Tempo, Kamis, 16 April 2026.

Direktur Kajian Indonesia-China CELIOS Muhammad Zulfikar Rakhmat menilai mustahil melunasi utang jumbo Whoosh dalam dua bulan. Periode tersebut merujuk pada rencana pemerintah membahas skema atau restrukturisasi utang.

“Tidak realistis secara finansial untuk melunasi utang Whoosh dalam dua bulan,” tutur Zulfikar kepada Tempo, Jumat, 17 April 2026.

KESIMPULAN
Informasi dalam video mengenai utang kereta cepat Whoosh lunas dalam dua bulan, adalah tidak benar, Faktanya belum ada keputusan pemerintah mengenai skema pembayaran utang. Adapun, "dua bulan" yang dimaksud mengacu kepada tenggat yang dialokasikan untuk membahas restrukturisasi utang Whoosh, bukan pelunasan.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-utang-kereta-cepat-whoosh-lunas-dalam-dua-bulan-2130282

Bagikan: