[HOAKS] - MODERNA MEREKAYASA HANTAVIRUS DEMI RAUP KEUNTUNGAN


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Kesehatan
Kamis, 18 Jun 2026

DISINFORMASI
Beredar narasi di Instagram yang menyebutkan bahwa Moderna merekayasa Hantavirus demi meraup keuntungan, dengan bukti bahwa vaksin untuk virus tersebut telah disiapkan sejak tahun 2023.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, Hantavirus bukanlah virus baru, melainkan sudah ada sejak masa Perang Korea (1951—1953). Dilansir dari Tempo.co (28/5/26), vaksin Hantavirus (bernama Hantavax) sudah dirintis oleh peneliti Korea Selatan, Prof. Ho Wang Lee, dan telah digunakan secara komersial sejak tahun 1990 (lebih dari 30 tahun lalu), jauh sebelum Moderna terlibat.

Pada awal 1980-an, seorang virolog bernama Lee berhasil mengisolasi virus Hanta dari tikus di sekitar Sungai Hantan. Virus inilah yang sebelumnya memicu wabah Demam Berdarah dengan Sindrom Ginjal (HFRS) selama Perang Korea (1951—1954) dan menyerang minimal 3.000 tentara. Akibat adanya 300—400 kasus HFRS tahunan di Korea Selatan yang kerap menyerang warga daerah rawan dan tentara muda usia 20—30 tahun hingga menyebabkan kematian, pengembangan vaksin pun diprioritaskan.

Dr. Arif Nur Muhammad Ansori, virolog dari Universitas Airlangga, menjelaskan bahwa vaksin virus Hanta berbasis virus nonaktif bernama Hantavax sudah beredar secara komersial di Asia Timur sejak 1990-an. Ia menambahkan via keterangan tertulis kepada Tempo (26/5/2026), bahwa vaksin ini sudah eksis selama lebih dari 30 tahun, jauh mendahului era mRNA dan Moderna.

Kolaborasi Korea University dan Moderna yang dimulai pada September 2023 bertujuan untuk mengembangkan vaksin Hantavirus generasi baru berbasis teknologi mRNA. Hal ini dilakukan untuk menghadapi mutasi berbagai strain virus yang terus berkembang. Hingga saat ini, Moderna belum memiliki produk vaksin Hantavirus komersial yang disetujui.

Pakar epidemiologi menilai pengembangan vaksin saat ini bukan prioritas utama. Langkah paling efektif memutus rantai penularan virus tersebut adalah dengan mengendalikan populasi tikus selaku pembawa virus.

KESIMPULAN
Informasi tentang Moderna membuat vaksin sejak 2023 sebagai bukti rekayasa Hantavirus, adalah tidak benar. Faktanya, vaksin Hantavirus sudah ada sejak 1990, sedangkan keterlibatan Moderna pada 2023 murni untuk pengembangan riset berbasis teknologi mRNA bersama Korea University.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-klaim-moderna-siapkan-vaksin-sejak-2023-demi-rekayasa-virus-hanta-2138603

Bagikan: