[HOAKS] - VIDEO ERUPSI ANAK GUNUNG KRAKATAU


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content)
Tematik: Bencana
Kamis, 06 Agus 2026

DISINFORMASI
Beredar unggahan video di media sosial dengan narasi "Detik-detik Anak Gunung Krakatau Erupsi." Video memperlihatkan gunung mengeluarkan lava pijar yang direkam dari atas kapal dan disertai imbauan agar kapal yang melintasi Selat Sunda waspada terhadap letusan Gunung Anak Krakatau.

PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Tim Jalahoaks, dilaporkan dalam tirto.id (06/06/2026) bahwa Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan video viral yang menarasikan dugaan erupsi Gunung Anak Krakatau dari atas kapal tersebut informasi palsu atau hoaks.

Rekaman berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan dua orang di atas kapal sedang merekam letusan gunung berapi yang disertai kilatan cahaya. Setelah dilakukan verifikasi teknis, Plt. Kepala Badan Geologi, Lana Saria, memastikan bahwa video tersebut bukanlah aktivitas terkini dari gunung api di Selat Sunda tersebut.

“Masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai maupun menyebarluaskan video yang belum terverifikasi. Seluruh informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau hanya disampaikan melalui kanal resmi Badan Geologi, PVMBG, dan MAGMA Indonesia,” kata Lana.

Dilansir dari kompas.com (04/06/2026), Petugas Pemantau Gunung Anak Krakatau di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, Andi Suwardi, menegaskan visual letusan yang beredar di media sosial bukan merupakan kondisi terkini.

“Video yang beredar itu hoaks atau bukan menggambarkan kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini. Aktivitas erupsi yang terjadi sekarang tidak seperti yang terlihat dalam video tersebut,” jelas Andi.

Andi menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau, erupsi terakhir terjadi pada Jumat (03/07/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Hingga Sabtu siang, belum kembali terpantau adanya aktivitas erupsi.

“Pada Jumat kemarin hanya tercatat satu kali erupsi sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah itu hingga hari ini belum ada lagi erupsi yang teramati,” tambahnya.

Andi juga menegaskan bahwa status Gunung Anak Krakatau memang masih berada pada Level III (Siaga). “Status Gunung Anak Krakatau masih Level III atau Siaga. Kami mengimbau masyarakat, nelayan maupun wisatawan agar tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas gunung,” tegas Andi.

Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga menegaskan bahwa video yang beredar adalah hoaks. BNPB menyatakan hal tersebut melalui akun Instagram resminya, yakni @bnpb_indonesia. "BNPB menyatakan video tersebut hoaks dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya. Gunung Anak Krakatau memang saat ini sedang dalam aktivitas erupsi, tetapi tidak seperti visual di video hoaks tersebut," tulis akun @bnpb_indonesia pada unggahan tertanggal 5 Juli 2026.

KESIMPULAN
Informasi dalam video dengan narasi "Detik-detik Anak Gunung Krakatau Erupsi," adalah tidak benar. Faktanya, BNPB dan Badan Geologi Kementerian ESDM  telah menegaskan video tersebut hoaks dan erupsi Gunung Anak Krakatau saat itu tidak seperti yang digambarkan dalam visual video tersebut.

SUMBER FAKTA:

  1. https://news.detik.com/berita/d-8558335/status-gunung-anak-krakatau-naik-jadi-level-iii-siaga

  2. Instagram BNPB Indonesia (@bnpb_indonesia)

  3. Instagram MAGMA Indonesia (@magma.indonesia)

Bagikan: