[HOAKS] - VIDEO KELUARGA MENDADAK KAYA DAPAT DANA HIBAH PURBAYA
Kategori Hoaks: Konten Manipulasi (Manipulated Content)
Tematik: Penipuan
DISINFORMASI
Beredar sebuah video di media sosial TikTok yang memperlihatkan satu keluarga menangis histeris karena mendadak kaya setelah menerima bantuan dana hibah dari Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa. Video menyertakan suara rekayasa Menteri Purbaya yang mengajak masyarakat mendaftar lewat sebuah nomor WhatsApp pribadi.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, diketahui bahwa video tersebut tidak benar. Dilansir dari Tirto.id (08/06/2026), dijelaskan bahwa rekaman asli keluarga yang menangis terharu tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan uang hibah. Video itu merupakan momen emosional sebuah keluarga saat melihat pengumuman kelulusan anak mereka pada Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Suara dan intonasi Menteri Purbaya dalam video terdengar kaku dan tidak natural. Berdasarkan analisis digital menggunakan platform Hive Moderation, audio tersebut terdeteksi sebagai produk rekayasa kecerdasan buatan (AI) dengan probabilitas sangat tinggi, yaitu 99,3%.
Selain itu, akun pengunggah bukan merupakan akun resmi Menteri Keuangan maupun Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Modus pencantuman nomor WhatsApp pribadi terindikasi sebagai upaya penipuan, manipulasi informasi, dan pencurian data pribadi masyarakat.
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kemenkeu menegaskan bahwa konten tersebut adalah hoaks berupa deepfake. Menkeu Purbaya tidak pernah membagikan dana hibah melalui nomor WhatsApp pribadi ataupun saluran tidak resmi lainnya.
KESIMPULAN
Video yang beredar di TikTok mengenai pendaftaran dana hibah Menteri Purbaya melalui WhatsApp, adalah tidak benar. Faktanya, konten ini mengombinasikan video kelulusan kuliah orang lain dengan suara tiruan AI untuk menjebak masyarakat ke dalam modus penipuan keuangan (scam).
SUMBER FAKTA: https://tirto.id/hoaks-video-keluarga-mendadak-kaya-dapat-bantuan-dari-purbaya-hxuR