[HOAKS] - VIDEO METEOR JATUH DI GORONTALO DIKAITKAN DENGAN GEMPA KEPULAUAN SERIBU
Kategori Hoaks: Konteks yang Salah (False Context)
Tematik: Bencana
DISINFORMASI https://www.tempo.co/cekfakta/video-meteor-jatuh-di-gorontalo-dikaitkan-dengan-gempa-kepulauan-seribu-2288215 https://www.tempo.co/sains/dentuman-dan-kilatan-cahaya-meteor-kejutkan-warga-gorontalo-2287111
Beredar video di media sosial yang diklaim memperlihatkan peristiwa meteor jatuh di Provinsi Gorontalo. Peristiwa tersebut kemudian dikaitkan dengan gempa bumi bermagnitudo 5,9 yang terjadi di wilayah Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, dilaporkan dalam tempo.co (21/09/2026) bahwa hasil verifikasi melalui pencarian gambar terbalik, konfirmasi sumber kredibel, dan wawancara dengan instansi terkait menunjukkan bahwa video yang beredar sebenarnya direkam di Berlin, Jerman, pada 2024.
Adapun, meteor memang terlihat melintas di langit Gorontalo pada Sabtu dini hari, 12 September 2026. Peneliti Astronomi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Thomas Djamaluddin, mengonfirmasi bahwa benda langit yang terlihat di Gorontalo sekitar pukul 00.20 WITA tersebut merupakan meteor. Suara dentuman yang terdengar disebabkan oleh gelombang kejut (shock wave) ketika meteor memasuki atmosfer dengan kecepatan melebihi kecepatan suara.
Kepala Laboratorium Geodesi Institut Teknologi Bandung (ITB), Heri Andreas, menjelaskan bahwa meteor berukuran sangat besar memang berpotensi menimbulkan gelombang seismik, namun meteor yang terlihat di Gorontalo tidak mungkin memicu gempa bumi di Kepulauan Seribu karena jaraknya sangat jauh. Gempa di Kepulauan Seribu bersumber dari aktivitas subduksi lempeng Australia yang menunjam ke bawah lempeng lainnya di wilayah selatan Jawa.
KESIMPULAN
Video yang diklaim memperlihatkan meteor jatuh di Gorontalo dan dikaitkan dengan gempa bumi bermagnitudo 5,9 di Kepulauan Seribu, adalah tidak benar. Faktanya, video yang beredar merupakan rekaman peristiwa meteor di Berlin, Jerman, pada 2024.
SUMBER FAKTA: