[HOAKS] - VIDEO PARADE MILITER IRAN BERSIAP LAWAN ISRAEL-AS


Kategori Informasi: Disinformasi
Kategori Hoaks: Konten Buatan (Fabricated Content)
Tematik: Internasional
Selasa, 11 Agus 2026

DISINFORMASI
Beredar video di Instagram yang diklaim merupakan video parade militer Iran yang bersiap melawan Israel-AS.

PENJELASAN
Berdasarkan hasil penelusuran Tim Jalahoaks, dilaporkan dalam tempo.co (23/06/2026) bahwa video yang beredar murni merupakan produk visual hasil fabrikasi akal imitasi dan tidak merepresentasikan pergerakan militer nyata. Ditemukan berbagai cacat anatomi dan fisik yang jamak dijumpai pada produk visual buatan mesin.

Pada klip pertama, proporsi ukuran tubuh manusia di dalam video tidak konsisten juga sebagian tampak terlalu kecil dan disertai bias arah bayangan yang mencolok. Adapun, lambaian tangan petugas militer menunjukkan kelengkungan yang tidak wajar, sementara bayangan tangan penonton di tepi jalan tampak terlalu panjang.

Video tersebut juga menampilkan tanda air (watermark) bertuliskan "MHRX" yang merujuk pada akun Facebook MHRX Military. Penelusuran pada akun tersebut mengonfirmasi bahwa seluruh materi video militer mereka diproduksi menggunakan generator akal imitasi.

Selain itu, situasi geopolitik terkini justru memperlihatkan ruang diplomasi. Situs BBC bbc.com (22/06/2026) melaporkan adanya kemajuan signifikan dalam upaya perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan peta jalan perundingan terkait penghentian perang serta pembukaan Selat Hormuz dalam tenggat 60 hari, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026.

KESIMPULAN
Informasi dalam video tentang parade militer Iran yang tengah bersiap bertempur melawan Israel dan Amerika Serikat, adalah tidak benar. Faktanya, video yang beredar merupakan produk visual hasil fabrikasi akal imitasi dan tidak merepresentasikan pergerakan militer nyata.

SUMBER FAKTA:

  1. https://www.tempo.co/cekfakta/keliru-klaim-video-parade-militer-iran-bersiap-lawan-israel-as-2270985

  2. https://www.facebook.com/reel/969046495673612

  3. https://www.bbc.com/news/articles/cwy0q41v1lzo

Bagikan: