Daftar Klarifikasi Hoaks
Konten/Informasi Sesat (Misleading Content)

Kamis, 15 Apr 2021

[HOAKS] - PENYINTAS COVID-19 DAPAT DI VAKSINASI SETELAH ISOLASI 10 HARI DAN TIDAK PERLU MENUNGGU 3 BULAN

Beredar sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp yang menginformasikan bahwa penyintas Covid-19 dapat di vaksinasi setelah isolasi 10 hari dan tidak perlu m...

Selasa, 13 Apr 2021

[HOAKS] - PENGGUNAAN MASKER MENYEBABKAN KEMATIAN KARENA COVID-19

Beredar informasi di media sosial bahwa penggunaan masker menyebabkan kematian karena Covid-19, karena masker menghalangi virus yang keluar ketika bernafas atau...

Selasa, 13 Apr 2021

[HOAKS] - VAKSIN COVID-19 MELEMAHKAN KEKUATAN TNI DAN TENAGA MEDIS INDONESIA

Beredar informasi di media sosial bahwa Vaksin Covid-19 dapat melemahkan TNI dan tenaga medis Indonesia, sehingga kemudian Cina akan mengirim tentara dan tenaga...

Rabu, 07 Apr 2021

[HOAKS] - LARANGAN MENGKONSUMSI MAKANAN KALENG PRODUKSI THAILAND

Beredar sebuah pesan berantai yang mengatasnamakan Dubes KBRI di Kuala Lumpur. Informasi tersebut berisi himbauan agar berhati-hati dengan makanan kaleng, khu...

Selasa, 06 Apr 2021

[HOAKS] - IDI KELUARKAN LIST MINUMAN KEMASAN PENYEBAB KANKER OTAK

Beredar di aplikasi Whatsapp, informasi mengenai Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah mengeluarkan list minuman kemasan yang dapat menyebabkan pengerasan otak ...

Senin, 05 Apr 2021

[HOAKS] SMS PENERIMA DANA BANTUAN COVID-19 DARI PERTAMINA

Beredar sebuah SMS berisikan pemberitahuan bahwa pemilik nomor telepon yang menerima SMS telah terpilih dan mendapatkan dana bantuan Covid-19 dari PT Pertamin...

Rabu, 17 Mar 2021

[HOAKS] - VAKSIN SINOVAC DIBUAT UNTUK AYAM

Beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa vaksin Sinovac sebenarnya ditujukkan bagi ayam dan barcode aslinya ditukar sebagai vaksin plasebo. ...

Selasa, 09 Mar 2021

[HOAKS] - VAKSIN COVID-19 MEMILIKI EFEK SAMPING BERBAHAYA

Beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa banyak data orang yang meninggal dunia akibat vaksin Covid-19 beserta keterangan yang mengklaim bahwa vaksin Co...